<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4335278916639464495</id><updated>2011-04-21T15:30:23.880-07:00</updated><title type='text'>DWI SONDARI</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sondari.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4335278916639464495/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sondari.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dwi Sondari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12155700213243024277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4335278916639464495.post-2570440349718485440</id><published>2008-08-19T20:09:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T20:30:02.117-07:00</updated><title type='text'>WISATA BAHASA</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Kata-kata yang Sering Tertukar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;     ADA berpuluh ribu kata yang merupakan kosakata sebuah bahasa. Setiap pengguna bahasa dewasa, lebih-lebih yang telah menamatkan sekolah menengah, telah menguasai sekian ribu kata. Di antara sekian ribu kata yang dikuasainya, ada beberapa ratus kata yang selalu digunakan dalam berkomunikasi sehari-hari.&lt;br /&gt;     Tidak ada orang yang menghitung beberapa jumlah kata yang umum dipakai sehari-hari itu. Pengertian “umum” pun relatif sekali. Kata-kata seperti sekolah, guru, pelajaran, buku, pensil, bolpoin, ulangan, bermain, jajan, olah raga merupakan kata-kata yang umum digunakan di kalangan siswa SD. Akan tetapi, pasar, dagangan, sayur, harga, mahal, murah, untung, rugi, jual, beli, merupakan kata-kata yang umum bagi para pedagang sayur di pasar tradisional.&lt;br /&gt;     Kata-kata seperti &lt;em&gt;berbaris, berlatih, bertempur, bedil, meriam, granat, bom, disiplin, perwira, bintara, prajurit, perang, senapan, mortir&lt;/em&gt;; bahkan juga &lt;em&gt;asrama, markas, patrol, piket, jaga &lt;/em&gt;adalah kata-kata yang umum digunakan di kalangan militer&lt;em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;     Oleh sebab itu, “kata umum” bagi pelajar dan mahasiswa, berbeda dengan “kata umum” bagi &lt;em&gt;kalangan pedagang&lt;/em&gt; dan bagi &lt;em&gt;kalangan militer&lt;/em&gt;. Kata yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari bagi semua kalangan seperti &lt;em&gt;makan, minum, tidur, bangun, sakit, sehat, pergi, pulang, anak, istri, suami, kenyang, lapar, &lt;/em&gt;sangat&lt;em&gt; ban&lt;/em&gt;yak jumlahnya.&lt;br /&gt;     Tidak ada orang yang menghitung berapa ribu kata yang dikuasainya, karena itu tidak ada gunanya. Yang penting bagi pengguna bahasa adalah dapat berkomunikasi dengan sejumlah kosakata yang dikuasainya, dengan makna yang tepat sesuai dengan makna yang dikehendakinya.&lt;br /&gt;     Dari sekian banyak kosakata yang kita ketahui terdapat sejumlah kata yang hampir sama bunyinya tetapi berbeda maknanya. Kata-kata seperti &lt;em&gt;amblas&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;ambles&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;kabut&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;kebut&lt;/em&gt;, atau &lt;em&gt;gembleng&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;leng &lt;/em&gt;dengan e pepet) dan &lt;em&gt;gembleng &lt;/em&gt;(&lt;em&gt;leng&lt;/em&gt; dengan e aksen) banyak sekali kita jumpai.         &lt;br /&gt;     Kata &lt;em&gt;amblas&lt;/em&gt; dalam bahasa percakapan berarti &lt;em&gt;hilang &lt;/em&gt;atau lenyap; atau tidak muncul-mucul lagi. ( “Uangnya sudah &lt;em&gt;amblas &lt;/em&gt;di meja judi”.) Kata &lt;em&gt;ambles &lt;/em&gt;adalah sebuah kata serapan dari bahasa daerah Jawa yang berarti &lt;em&gt;turun &lt;/em&gt;ke dalam tanah, &lt;em&gt;tenggelam&lt;/em&gt;. ( Rumah yang baru didirikan itu &lt;em&gt;ambles &lt;/em&gt;karena dibangun di atas tanah yang labil.)&lt;br /&gt;     &lt;em&gt;Kabut &lt;/em&gt;adalah awan yang rendah yang melayang deka tanah. (Pagi dan sore daerah ini sering diliputi &lt;em&gt;kabut&lt;/em&gt; yang sangat tebal.) &lt;em&gt;Kebut&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;mengebut&lt;/em&gt; berarti menghilangkan debu dengan bulu ayam atau serbet. (Setiap pagi dia &lt;em&gt;mengebut&lt;/em&gt; kursi-kursi dengan serbet.)&lt;br /&gt;    &lt;em&gt;Gembleng &lt;/em&gt;(bunyi suku kata &lt;em&gt;leng &lt;/em&gt;dengan pepet) berbeda artinya dengan &lt;em&gt;gembleng&lt;/em&gt; (bunyi suku kata &lt;em&gt;leng&lt;/em&gt; dengan e aksen). Kata yang pertama &lt;em&gt;gembleng&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;bergembleng&lt;/em&gt;, artinya berkumpul, menjadi satu; sedangkan kata yang kedua &lt;em&gt;gembleng&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;menggembleng&lt;/em&gt;, berarti:&lt;br /&gt;1.      menempa besi supaya menjadi keras;&lt;br /&gt;2.      melatih, mendidik supaya kuat dan berarti teguh (Pelatih &lt;em&gt;menggembleng&lt;/em&gt; prajurit supaya menjadi prajurit yang gagah berani.)&lt;br /&gt;             Dewasa ini terdapat pula sepasang kata yang sering dikacaukan penggunaannya. Kata itu adalah kata &lt;em&gt;mode&lt;/em&gt; dan kata &lt;em&gt;model.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;            Sering kita mendengar orang berkata, “Potongan rambut seperti itu sudah menjadi &lt;em&gt;model &lt;/em&gt;anak remaja.” Atau kalimat “Dia dikontrak oleh perusahaan itu sebagai gadis &lt;em&gt;mode&lt;/em&gt;.” Penggunaan kata &lt;em&gt;model &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;mode&lt;/em&gt; pada kedua kalimat di atas terbalik.&lt;br /&gt;    &lt;em&gt;Mode&lt;/em&gt; berarti ragam, cara, atau bentuk yang terbaru pada suatu waktu tertentu. Yang menjadi mode itu adalah pakaian, potongan rambut, atau perhiasan tertentu. Pada suatu ketika, potongan rambut artis film terkenal ditiru oleh para remaja putrid sehingga potongan rambut seperti itu menjadi &lt;em&gt;mode&lt;/em&gt;. (Ketika itu pakaian mini menjadi &lt;em&gt;mode &lt;/em&gt;di kalangan remaja putri.)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Model&lt;/em&gt; adalah:&lt;br /&gt;1.      pola, contoh, acuan, atau ragam sesuatu barang yang akan dibuat atau akan dihasilkan. (Arsitek sedang merancang &lt;em&gt;model&lt;/em&gt; rumah yang dibangun di daerah ini.)&lt;br /&gt;2.      orang yang dipakai sebagai contoh untuk dilukis.(Pelukis itu sering menggunakan istrinya sebagai &lt;em&gt;model&lt;/em&gt; lukisannya.)&lt;br /&gt;3.      orang yang pekerjaannya memperagakan contoh pakaian yang akan dipasarkan. (Anak gadis itu ditawarinya menjadi gadis &lt;em&gt;model&lt;/em&gt; untuk pakaian ciptaannya.)&lt;br /&gt;4.      barang tiruan yang kecil dengan bentuk persis seperti barang yang ditiru. (IPTN memamerkan &lt;em&gt;model &lt;/em&gt;pesawat N250 di pameran itu.)&lt;br /&gt;     Oleh sebab itu kita hendaklah berhati-hati berbicara dan menggunakan kata-kata yang tepat. &lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4335278916639464495-2570440349718485440?l=sondari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sondari.blogspot.com/feeds/2570440349718485440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4335278916639464495&amp;postID=2570440349718485440' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4335278916639464495/posts/default/2570440349718485440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4335278916639464495/posts/default/2570440349718485440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sondari.blogspot.com/2008/08/wisata-bahasa.html' title='WISATA BAHASA'/><author><name>Dwi Sondari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12155700213243024277</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry></feed>
